REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Bergas Catursasi Penanggungan mengungkapkan, sebanyak 28 kabupaten/kota di Jateng telah menyiapkan bantuan air bersih untuk menghadapi potensi kekeringan akibat fenomena El Nino. Total bantuan air yang siap disalurkan mencapai 123 juta liter.
Bergas mengungkapkan, Jateng pernah menghadapi kekeringan akibat El Nino pada 2019 dan 2023. Menurut Bergas, hal itu menjadi pembelajaran bagi BPBD di kabupaten/kota untuk mengantisipasi berulangnya fenomena serupa. Salah satu isu yang harus dimitigasi adalah soal ketersediaan dan pasokan air bersih untuk masyarakat di daerah terdampak.
"Kita sudah melakukan rapat koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota, karena mereka yang pertama dan harus bersiap-siap menghadapi kemarau itu. Kalau di kami kaitannya dengan kebutuhan air bersih," kata Bergas ketika diwawancara, Jumat (17/4/2026).
Dia menjelaskan, berkaca dari kekeringan akibat El Nino pada 2019 dan 2023, BPBD Jateng meminta pemerintah kabupaten/kota, melalui BPBD-nya masing-masing, mengalokasikan anggaran khusus untuk penyediaan bantuan air bersih.
"Kita melihat historis di 2019 dan 2023 untuk kita melangkah di 2026, salah satunya kebutuhan-kebutuhan wilayah yang berkaitan dengan kebutuhan air bersih yang bisa digerakkan oleh pemerintah, terutama pemerintah daerah. Maka kita mengingatkan kepada BPBD (kabupaten/kota) untuk 2026 dan 2027 nanti menganggarkan itu (bantuan air bersih)," ucap Bergas.
Menurut Bergas, dari 35 kabupaten/kota, BPBD di 28 daerah di Jateng sudah menganggarkan bantuan air bersih untuk mengantisipasi kekeringan akibat El Nino. "Jadi ketersediaan total dari kabupaten/kota, kita menyediakan 123 juta liter," ujarnya.
Jumlah persisnya yang tercatat BPBD Jateng adalah 123.194.226 liter. BPBD Kabupaten Klaten menyediakan bantuan air bersih terbanyak, yakni 57,69 juta liter. BPBD Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Semarang menyusul di posisi berikutnya dengan masing-masing 13,40 juta liter serta 12,89 juta liter. Sementara BPBD Kabupaten Pemalang menjadi yang terendah dalam penyediaan bantuan air bersih, yakni sebanyak 65 ribu liter.
.png)
3 hours ago
1
















































