Womenamp;039;s Inspiration Awards 2026, Menteri PPPA Tekankan Perempuan Indonesia Penentu Arah Masa Depan Bangsa

4 hours ago 6

Rohman Wibowo , Jurnalis-Jum'at, 01 Mei 2026 |14:05 WIB

Women's Inspiration Awards 2026, Menteri PPPA Tekankan Perempuan Indonesia Penentu Arah Masa Depan Bangsa

Menteri PPPA, Arifah Fauzi, hadir di Women's Inspiration Awards 2026. (Foto: Isra Triansyah/iNews Media Group)

JAKARTA – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, menegaskan bahwa kekuatan narasi tentang ketangguhan perempuan merupakan aset penting bagi kemajuan peradaban Indonesia. Hal ini disampaikannya kala hadir dalam acara Women's Inspiration Awards 2026 yang berlangsung di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Kamis 30 April 2026 malam WIB.

Menurut Arifah, keberhasilan pembangunan nasional tidak bisa dilepaskan dari peran aktif kaum perempuan yang bergerak di akar rumput. Karena itu, apresiasi tinggi diberikannya kepada perempuan Indonesia.

Menteri PPPA Arifah Fauzi

1. Peran Besar Perempuan

Bagi Arifah, perubahan besar sering kali bermula dari inisiatif sederhana yang dilakukan para ibu di lingkungan terkecilnya. Ia sangat menghargai upaya berbagai pihak yang bersedia memberikan panggung bagi kisah-kisah inspiratif tersebut agar dampak positifnya bisa tersebar lebih luas.

"Malam ini adalah tentang cerita. Cerita tentang perempuan-perempuan hebat yang mungkin tidak selalu terlihat di depan, tapi dampaknya terasa luas di keluarga, di komunitas, bahkan untuk bangsa,” ujar Arifah di momen talkshow dalam Women's Inspiration Awards.

“Saya mengapresiasi iNews Media Group yang terus memberi ruang bagi cerita-cerita inspiratif ini. Tema 'From Hers to the Nation' terasa sangat dekat, karena memang banyak perubahan besar berawal dari langkah kecil seorang perempuan," lanjutnya.

2. Tantangan Kompleks

Meski demikian, di tengah berbagai apresiasi yang muncul, pemerintah menyadari bahwa tantangan di lapangan masih sangat kompleks. Realitas menunjukkan bahwa pemerataan akses dan keamanan bagi perempuan di seluruh pelosok negeri masih menjadi pekerjaan rumah yang menuntut kejujuran serta evaluasi mendalam.

Menteri PPPA mengingatkan bahwa keberadaan sosok-sosok penggerak harus dijadikan momentum untuk memperbaiki sistem perlindungan secara menyeluruh. Bagi pemerintah, apresiasi merupakan bentuk pengakuan bahwa perempuan memiliki kapasitas luar biasa sebagai motor transformasi sosial.

"Namun, kita juga perlu jujur, di luar sana masih ada perempuan yang belum mendapatkan ruang yang aman dan setara. Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa masih ada pekerjaan besar yang harus kita selesaikan bersama,” ucap Arifah.

“Dan justru di situlah pentingnya malam ini. Karena perempuan yang kita apresiasi hari ini bukan hanya inspiratif, mereka adalah bukti bahwa perempuan bisa menjadi penggerak perubahan," tegasnya.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |