Trump Akhirnya Desak Israel Stop Serang Gaza

1 hour ago 2

Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Washington, Sabtu (18/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden AS Donald Trump secara terbuka mendesak Israel untuk menghentikan serangan di Gaza. Hal ini memperuncing perbedaan pendapat dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut kepada Fox News pada Senin waktu AS, saat penasihat sekaligus menantunya, Jared Kushner, sedang bertemu dengan Netanyahu dan para pejabat lainnya di Israel setelah melakukan pembicaraan langsung dengan perwakilan Hamas di Mesir.

"Pada akhirnya, mereka menyerahkan senjata mereka," klaim Trump, sebagaimana dilaporkan oleh koresponden luar negeri utama Fox News, Trey Yingst. Pernyataan Trump ini muncul setelah Netanyahu menolak usulan AS mengenai pelucutan senjata Hamas secara bertahap pada pekan lalu.

Israel kemudian kembali melancarkan serangan yang hampir terjadi setiap hari di Gaza setelah sempat jeda sejenak, dengan menyatakan bahwa beberapa pihak yang menjadi sasaran serangan tersebut terlibat dalam operasi 7 Oktober 2023.

Namun, Trump berpendapat bahwa serangan-serangan tersebut seharusnya tidak terjadi karena Hamas telah sepakat untuk pada akhirnya menyerahkan senjatanya.

Presiden AS tersebut mengatakan pada akhir Juli bahwa Hamas telah menerima peta jalan 15 poin, di mana gerakan Palestina itu akan menyerahkan senjatanya kepada otoritas Palestina sementara pasukan Israel secara bertahap menarik diri dari Gaza.

Proses tersebut kemudian terhenti karena perbedaan pendapat mengenai urutan langkah-langkah itu.

Israel bersikeras bahwa Hamas harus melucuti senjata sebelum pasukannya menarik diri, sementara Hamas menginginkan serangan Israel dihentikan dan pasukan ditarik mundur saat mereka menyerahkan senjata.

Kushner bertemu dengan para pejabat Hamas pada Ahad di kota El Alamein, Mesir, menurut sumber yang mengetahui diskusi tersebut sebagaimana dikutip oleh Wall Street Journal. Kepala biro politik Hamas, Khalil al-Hayya, turut serta dalam beberapa pertemuan tersebut.

Dalam pembicaraan itu, Kushner dilaporkan mendesak Hamas untuk mulai mengalihkan wewenang kepada badan pemerintahan sipil Palestina yang baru dan mengambil langkah nyata menuju pelucutan senjata mereka.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |