
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)
LE MANS – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia dilaporkan akan memulai petualangan barunya bersama Aprilia musim depan tanpa sosok yang paling ia percayai, Cristian Gabarrini. Laporan terbaru dari Italia menyebutkan kemitraan legendaris yang telah menghasilkan dua gelar juara dunia tersebut akan segera berakhir saat Bagnaia pindah ke Aprilia di MotoGP 2027.
Keputusan Bagnaia untuk pindah ke pabrikan Noale dengan kontrak empat tahun menandai berakhirnya era panjang bersama Ducati. Namun, yang paling menarik perhatian adalah pilihannya untuk tidak memboyong kru teknis lamanya ke tim baru.
1. Meninggalkan Zona Nyaman
Kemitraan antara Bagnaia dan Gabarrini telah terjalin sejak Pecco –sapaan akrab Bagnaia– naik ke kelas utama pada tahun 2019. Gabarrini adalah sosok kunci di balik 31 kemenangan MotoGP yang diraih Bagnaia.
Namun, setelah musim 2025 yang berat dan awal musim 2026 yang kurang memuaskan, Bagnaia tampaknya ingin melakukan pembersihan total guna mengembalikan performa puncaknya. Alih-alih membawa Gabarrini, laporan dari GPOne mengeklaim Bagnaia sengaja memilih untuk memulai segalanya dari nol di Aprilia.
Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)
Sementara itu, Gabarrini dikabarkan akan tetap bertahan di Ducati untuk mengawal bintang muda yang akan datang, Pedro Acosta, pada musim 2027. Langkah ini dipandang sebagai upaya Bagnaia untuk menghindari puas diri yang sering muncul dalam hubungan jangka panjang antara pembalap dan crew chief.
Dengan meninggalkan sistem kerja Ducati yang sudah sangat ia hafal, rider asal Italia ini berharap bisa menemukan motivasi baru di lingkungan yang sepenuhnya berbeda.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
.png)
5 hours ago
3















































