Pasar obligasi Indonesia berpotensi menghadapi transisi seiring dengan terbentuknya tren imbal hasil tinggi (higher yield environment).
![]()
Tertekan Aksi Jual, Imbal Hasil Obligasi RI Berpotensi Tinggi hingga Akhir 2026. Foto: Freepik.
IDXChannel - Pasar obligasi Indonesia berpotensi menghadapi transisi seiring dengan terbentuknya tren imbal hasil tinggi (higher yield environment) yang diperkirakan bertahan dalam jangka panjang.
Kepala Departemen Riset dan Informasi Pasar PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI), Salvian Fernando, mengatakan kondisi ini dipicu aksi jual yang menekan harga obligasi domestik secara signifikan.
"Saya melihat bahwa higher yield environment itu akan terjadi sejak saat ini sampai dengan mungkin di akhir tahun 2026," kata Salvian dalam diskusi PHEI secara daring, Kamis (18/6/2026).
Gambaran volatilitas tersebut, kata Salvian, terekam dalam Indonesia Composite Bond Index (ICBI) atau indeks komposit garapan PHEI yang menggabungkan seluruh obligasi pemerintah maupun korporasi di Indonesia.
Nilai indeks ini ditunjukkan melalui nilai Harga dan Bunga (HB), yang merefleksikan perpaduan antara apresiasi harga obligasi (clean price) dengan perolehan kupon. Sepanjang awal 2026, performa ICBI bergerak cukup kokoh pada level tinggi di atas 400 dan cenderung bergerak mendatar (sideways).
.png)
3 hours ago
2

















































