Telkom (TLKM) Pastikan Arus Kas Operasional Tetap Solid meski Laba Turun

11 hours ago 3

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mencatat peningkatan arus kas operasional (operating cash flow/OCF) meskipun laba bersih mengalami kontraksi. 

 iNews Media/Rahmat Fiansyah)

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mencatat peningkatan arus kas operasional (OCF) meskipun laba bersih mengalami kontraksi. (Foto: iNews Media/Rahmat Fiansyah)

IDXChannel - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mencatat peningkatan arus kas operasional (operating cash flow/OCF) pada tahun 2025 meskipun laba bersih mengalami kontraksi. 

Mengacu laporan keuangan Telkom, laba bersih Telkom turun 20 persen menjadi Rp17,8 triliun. Pada periode yang sama, OCF justru meningkat 3,6 persen menjadi Rp61,6 triliun dengan penerimaan kas dari pelanggan relatif stabil di angka Rp146 triliun.

"Sebetulnya yang paling penting ini teman-teman, cuan, real cuan ya, cash-nya, karena kalau net income (laba bersih) sebetulnya kan accounting (akuntansi), tapi kalau cash ini real cuan ya," kata Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini dalam Executive Media Update di Telkom Plaza, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Dian menjelaskan, penurunan laba bersih Telkom bersifat non-operasional, terutama imbas dari depresiasi dan program pensiun dini dalam rangka memperkuat operational & service exellence yang menjadi salah satu pilar inisiatif TLKM30.

Pada 2025, beban penyusutan dan amortisasi meningkat tajam dari Rp34,18 triliun menjadi Rp37,65 triliun. Kenaikan tersebut, kata Dian, disebabkan oleh perubahan perhitungan akuntansi dan reklasifikasi aset, terutama masa depresiasi drop cable (last mile to customer) dari 25 tahun menjadi 5-10 tahun. 

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |