Sahroni Ngaku Bukan Diperas Rp300 Juta oleh Pegawai KPK Gadungan, Tapi...

5 hours ago 1

Sahroni Ngaku Bukan Diperas Rp300 Juta oleh Pegawai KPK Gadungan, Tapi...

Ahmad Sahroni (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meluruskan kabar bahwa dirinya tak diperas dan diancam oleh pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gadungan. Namun, ia berkata, pegawai KPK gadungan itu memaksa meminta uang Rp300 juta.

"Jadi saya luruskan nih di siang hari ini, tidak ada perkara. Kalau dibilang maksa iya, tapi pemerasan enggak ada, apalagi mengancam, enggak ada itu. Tapi kalau dibilang dia maksa, benar maksa. Karena telepon terus," ucap Sahroni saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (11/6/2026).

Bahkan, kata Sahroni, pegawai KPK gadungan itu sempat mengirim pesan suara kepadanya. "Sampailah ada voice note, 'Bu, benar nih buat pimpinan?' 'Benar Pak, nih saya mau kasih nih uangnya langsung setelah diterima.' Gitulah ceritanya," tutur Sahroni.

Atas dasar itu, Sahroni berinisiatif untuk membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya. Tak lama, kata dia, pegawai KPK gadungan itu ditangkap pada Kamis 9 April 2026 malam.

"Nah itu ceritanya, jadi enggak ada ya, pengancaman enggak ada, ngomongin perkara pun enggak ada, tapi kalau dia minta maksa itu benar," ungkap Sahroni.

Sebelumnya, Sahroni melaporkan peristiwa pengancaman dan pemerasan yang dialaminya. "Kami menerima laporan pada Kamis, 9 April malam 2026 sekira pukul 22.00 dari salah satu anggota DPR RI berinisial AS. Laporan tersebut tentang pengancaman dan pemerasan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Jumat 10 April 2026.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri berita news lainnya

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |