Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan perombakan mayor atas indeks saham syariah pada Mei 2026, termasuk Jakarta Islamic Index (JII).
![]()
Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan perombakan mayor atas indeks saham syariah pada Mei 2026, termasuk Jakarta Islamic Index (JII). (Foto: iNews Media Group)
IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan perombakan mayor atas indeks saham syariah pada Mei 2026. Salah satunya Jakarta Islamic Index (JII) yang berisikan 30 saham syariah terbaik dan paling likuid yang diambil dari Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI).
BEI memasukkan tujuh saham konstituen ISSI ke dalam JII. Ketujuh saham tersebut yakni PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI).
Kemudian PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).
Ketujuh saham tersebut yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO).
Enam saham pertama yang disebutkan dicoret dari ISSI. Sedangkan ISAT hanya dicoret dari JII dan JII70 dan masih bertahan dalam subindeks ISSI.
.png)
15 hours ago
10
















































