Portofolio program Wakaf Produktif yang dikelola Rumah Wakaf di Desa Mekarmanik ini upaya untuk senantiasa menguatkan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat dan lingkungan berbasis potensi lokal.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengelolaan wakaf di Indonesia terus bertransformasi tidak hanya sebatas sarana ibadah fisik, melainkan menjadi pilar penggerak ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Rumah Wakaf menunjukkannya melalui pengembangan program Kampung Wakaf Kebun Produktif yang berlokasi di Desa Mekarmanik (Oray Tapa), Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.
Inisiatif ini mendapatkan apresiasi langsung dari Guru Besar Ekonomi Islam Universitas Airlangga (UNAIR) sekaligus Dewan Pakar Rumah Wakaf, Prof Raditya Sukmana, saat melakukan kunjungan lapangan ke lokasi.
Kunjungan ini menegaskan pentingnya pendekatan Waqf Impacts dalam mengukur keberhasilan program pemberdayaan berbasis wakaf.
Melalui lahan produktif seluas sekitar 10 ribu m², Rumah Wakaf mengintegrasikan konsep integrated farming system dan pendekatan agroforestri konservatif guna memberikan tiga dampak utama bagi kawasan setempat:
*Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Menggandeng petani dan masyarakat sekitar untuk mengelola lahan pertanian terpadu, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan taraf pendapatan keluarga penerima manfaat (mauquf 'alaih).
*Keberlanjutan Ekosistem: Menerapkan teknik alley cropping dan konservasi tanah pada lahan miring guna mencegah erosi, sekaligus menerapkan pola operasional pertanian ramah lingkungan bernilai zero-waste.
*Manfaat Sosial Berkelanjutan: Hasil pengelolaan usaha kebun produktif diproyeksikan untuk mendukung kemandirian ekonomi penerima manfaat serta menyokong berbagai program kemanusiaan secara berkesinambungan.
Rendi Septiyan Nugraha selaku CEO Rumah Wakaf menegaskan komitmen lembaga dalam mengembangkan aset-aset produktif berbasis potensi daerah.
"Portofolio program Wakaf Produktif yang dikelola Rumah Wakaf di Desa Mekarmanik ini upaya untuk senantiasa menguatkan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat dan lingkungan berbasis potensi lokal," ujarnya dalam keterangan Jumat (21/8/2026).
Melalui tagar #SemuaBisaWakaf dan semangat Kekalkan Kebaikan, Rumah Wakaf mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan program-program wakaf produktif yang berkelanjutan. Informasi dan partisipasi program dapat diakses melalui portal resmi waqf.id atau rumahwakaf.org/wakaf.
.png)
6 hours ago
4















































