Remisi Perkuat Semangat Warga Binaan di Jabar untuk Berubah

6 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Anggota DPRD Jawa Barat Sidkon Djampi mengapresiasi pemberian remisi umum kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, Kota Bandung, dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia, belum lama ini.

Sidkon menilai remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, juga bentuk apresiasi atas proses pembinaan yang telah dijalani warga binaan. Momentum ini diharapkan menjadi dorongan bagi mereka untuk memperbaiki diri sebelum kembali ke tengah masyarakat.

“Saya merasa appreciate terhadap pemberian remisi tahun ini yang jumlahnya juga cukup besar. Sebagian besarnya mereka adalah warga Jawa Barat sendiri,” ujar Sidkon.

Menurut dia, remisi harus menjadi motivasi bagi warga binaan untuk meningkatkan kemandirian dan tidak kembali melakukan tindak pidana. Setelah menyelesaikan masa pembinaan, mereka diharapkan mampu berkontribusi secara positif bagi lingkungan dan daerah.

“Mereka punya harapan untuk bisa mengabdi kepada Jawa Barat lebih baik lagi, lebih mengintrospeksi diri, tambah mandiri, maju, dan tidak mengulangi lagi apa yang dilakukan kemarin sebagai tindak pidana,” katanya.

Sidkon juga menyoroti pentingnya penguatan sinergi antarlembaga dalam mendukung pembinaan warga binaan. Menurutnya, proses pemasyarakatan tidak dapat hanya dibebankan kepada satu institusi, tetapi membutuhkan dukungan berbagai pihak.

Sinergi tersebut, kata dia, mencakup Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan beserta jajaran wilayah, DPRD Jawa Barat, serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Ini kan sinergitas antarlembaga. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kanwil-nya, kita sebagai Dewan, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memiliki anggaran. Bagaimana kebutuhan yang ada di sini yang bisa diberikan oleh Provinsi Jawa Barat, kita harus mem-backup,” jelasnya.

Sebagai lembaga legislatif, Sidkon menegaskan DPRD Jabar memiliki peran dalam mendorong kebijakan dan dukungan anggaran yang dapat menunjang kebutuhan lembaga pemasyarakatan serta proses pembinaan warga binaan.

“Sebagai legislatif harus mendorong, mem-backup, menyetujui, sehingga nanti menjadi kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bersinergi itu penting,” tuturnya.

Ia pun menyambut baik kehadiran unsur pemerintah dalam kegiatan tersebut. Menurut Sidkon, keterlibatan berbagai pihak menunjukkan adanya komitmen bersama untuk memperkuat pelayanan dan pembinaan.

“Saya baru tahu, saya datang ke sini, Wakil Gubernur juga datang ke sini. Ini sebagai tanda baik untuk bersinergi,” pungkasnya.

Sidkon berharap kolaborasi antarlembaga terus diperkuat sehingga pembinaan warga binaan berjalan optimal. Dengan demikian, mereka tidak hanya menyelesaikan masa pidana, tetapi juga memiliki bekal keterampilan, kemandirian, dan kesadaran untuk kembali menjadi bagian produktif dari masyarakat.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |