Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik yang masih tinggi, menjaga daya beli dinilai menjadi tujuan utama dalam mengelola investasi.
![]()
Racikan Portofolio di Tengah Ketidakpastian, Simak Sederet Aset Andalan. (Foto:
IDXChannel – Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik yang masih tinggi, menjaga daya beli dinilai menjadi tujuan utama dalam mengelola investasi.
Fokus investor tidak lagi sekadar mengejar imbal hasil nominal setinggi mungkin, melainkan mempertahankan nilai kekayaan riil agar tetap tumbuh dalam berbagai fase siklus pasar.
Dalam kondisi seperti itu, portofolio yang terdiversifikasi dengan kombinasi aset berbasis mata uang asing, emas, saham berorientasi ekspor, serta kas dinilai mampu memberikan perlindungan sekaligus membuka peluang pertumbuhan jangka panjang.
Chief Strategist Officer Sucor Sekuritas Arief Putra dalam risetnya yang terbit pada 23 Juli 2026 menilai alokasi modal yang disiplin kini lebih berorientasi pada menjaga daya beli atau purchasing power dibanding mengejar keuntungan nominal semata.
Menurutnya, portofolio ideal terdiri atas 30 persen obligasi global pemerintah Indonesia berdenominasi mata uang asing, 20 persen emas fisik, 30 persen saham berorientasi ekspor, dan 20 persen kas atau aset likuid.
.png)
2 hours ago
1














































