Purbaya Ungkap Strategi Dongkrak Rupiah ke Level Rp15.000, Siap Eksekusi Pekan Depan

3 hours ago 3

Fokus utama dari strategi yang akan dijalankan ini adalah mengunci devisa hasil perdagangan internasional agar tetap terparkir di dalam negeri.

 iNews Media Group.

Purbaya Ungkap Strategi Dongkrak Rupiah ke Level Rp15.000, Siap Eksekusi Pekan Depan. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah untuk mengembalikan kekuatan nilai tukar rupiah ke level psikologis Rp15.000 per dolar Amerika Serikat (USD). Untuk merealisasikan target tersebut, Purbaya membocorkan aksi nyata yang siap dieksekusi oleh Kementerian Keuangan pada pekan depan.

Purbaya menjelaskan bahwa fokus utama dari strategi yang akan dijalankan ini adalah mengunci devisa hasil perdagangan internasional agar tetap terparkir di dalam negeri. Dengan membendung pelarian modal, pasokan valas domestik diyakini akan kembali melimpah.

"Minggu depan akan ada action dari saya untuk memperkuat nilai tukar. Nantii kalau itu mulai berjalan, kan hasil devisanya nggak lari kemana-mana tuh dari ekspor batu bara, ekspor CPO juga akan tinggal di sini. DHE juga," ujar Purbaya di Istana Kepresidenan, Jumat (22/5/2026).

Purbaya menambahkan, fondasi penguatan mata uang Garuda akan semakin solid seiring dengan bergulirnya regulasi pengetatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang baru pada bulan depan. 

Melalui sinergi kebijakan retensi devisa komoditas unggulan seperti sawit dan batu bara, struktur moneter nasional diproyeksikan bakal menguat secara menyeluruh.

"DHE hasil ekspor yang mulai dijalankan lagi yang baru kan Juni, itu akan memperkuat semuanya. Itu mungkin," kata Purbaya. 

Secara teknis fiskal, dia menekankan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah menjaga iklim investasi di pasar surat utang (bond).

Purbaya memaparkan, indikator kesehatan pasar obligasi negara saat ini menunjukkan rapor yang impresif. Hal itu terlihat dari tren penurunan tingkat imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) yang menandakan harga obligasi Indonesia kian mahal dan stabil. 

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |