President Asia Pacific Coalition for Quds and Palestine (APCQP), Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, menyerukan pentingnya penguatan gerakan masyarakat sipil (civil society) dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — President Asia Pacific Coalition for Quds and Palestine (APCQP), Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, menyerukan pentingnya penguatan gerakan masyarakat sipil (civil society) dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Seruan ini disampaikan saat memimpin konsolidasi ratusan elemen masyarakat dalam acara bertajuk ‘Suara Perdamaian dari Indonesia untuk Dunia dan Kemerdekaan Palestina’. Acara ini berlangsung di Aula Kolabora Kebaikan, Kantor Rumah Zakat Bandung, Jum'at (18/9/2026), pukul 13.00 - 17.00 WIB.
Di hadapan sekitar 130 tokoh lintas sektor, Prof. Sudarnoto mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya.
"Atas nama koalisi, kami mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kolabora Kebaikan, Qudwah Indonesia, dan khususnya Rumah Zakat yang telah bersinergi menyelenggarakan pertemuan strategis ini,” katanya mengawali.
“Gerakan kemanusiaan dari berbagai simpul masyarakat harus terus dikuatkan sebagai wujud dukungan riil dan berkelanjutan bagi kemerdekaan Palestina,” sambung Prof. Sudarnoto menekankan.
Visi Menyatukan Gerakan di Asia Pasifik
Gagasan besar Prof. Sudarnoto untuk menyatukan kekuatan lintas sektor ini diterjemahkan secara taktis jajaran di bawah koalisinya. Direktur Eksekutif Headquarter Asia Pacific Coalition for Quds and Palestine yang juga CEO Rumah Zakat, Irvan Nugraha menjelaskan, koalisi terus bekerja menjadi hub dan agregator.
“Kita menggerakkan keumatan, ulama, akademisi, pemuda, perempuan, dan pihak lainnya untuk bergerak bersama membela Palestina, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di kawasan Asia Pasifik," tegasnya.
Ditempat yang sama, hal tersebut turut diamini Presiden Direktur Qudwah Indonesia, Lukman Hakim, yang juga Program Direktur Koalisi. “Kami berharap seluruh entitas untuk menanggalkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi bersama demi kemanusiaan,” terang Lukman.
.png)
4 hours ago
2















































