Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VIII Bali Nusra, Edy Purwanto, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan.
![]()
Pegadaian Peduli, Salurkan Bantuan Untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu. (Foto: Doc Pegadaian)
IDXChannel – Harapan panjang masyarakat Desa Mawu, Kabupaten Bima, untuk memiliki sarana penghubung yang layak kini resmi terealisasi. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) "Pegadaian Peduli", PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan dana untuk pembangunan Jembatan Raba Sa’u di Desa Mawu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.
Penyaluran bantuan ini menjadi solusi konkret atas tantangan aksesibilitas yang telah dihadapi warga selama puluhan tahun. Keberadaan Jembatan Raba Sa’u memiliki peran vital sebagai urat nadi mobilitas harian masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah yang setiap hari harus melintasi jalur tersebut untuk menuntut ilmu.
Kondisi akses yang terbatas dan belum memadai selama ini kerap membahayakan keselamatan warga, khususnya para pelajar saat berangkat dan pulang sekolah. Pembangunan Jembatan Raba Sa’u yang lebih kokoh dan layak diharapkan dapat menghilangkan rasa cemas para orang tua dan memberikan rasa aman bagi anak-anak.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VIII Bali Nusra, Edy Purwanto, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan kemanfaatan sosial yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
"Pembangunan Jembatan Raba Sa’u memiliki manfaat yang sangat besar dan luas bagi masyarakat Desa Mawu. Selama puluhan tahun, jembatan ini menjadi impian warga, terlebih karena akses ini saban hari dilalui anak-anak sekolah. Melalui Program Pegadaian Peduli, kami mengambil bagian untuk menghadirkan sarana penyeberangan yang aman, nyaman, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi masa depan," ujar Edy Purwanto.
Sementara itu, Pemimpin Pegadaian Cabang Rasanae, Taufikurrahman, menambahkan bahwa keberadaan jembatan baru ini tidak hanya menopang sektor pendidikan, tetapi juga akan mengakselerasi aktivitas perekonomian warga desa dan wilayah di sekitarnya.
"Jembatan ini adalah harapan yang dinantikan puluhan tahun. Selain menjamin keselamatan anak-anak sekolah, infrastruktur ini akan memudahkan mobilitas harian warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta menggerakkan kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat secara keseluruhan," jelas Taufikurrahman.
.png)
8 hours ago
4












































