Langkah ini menjadi jalan mulus bagi Presiden AS Donald Trump untuk mengamankan jalur pelayaran komersial.
![]()
Operasi Selat Hormuz, Arab Saudi dan Kuwait Cabut Pembatasan Akses Militer AS ke Pangkalan Militer
IDXChannel - Pemerintah Arab Saudi dan Kuwait mencabut pembatasan penggunaan pangkalan dan wilayah udara mereka oleh militer Amerika Serikat. Hal ini dilakukan untuk memperlancar operasi pembukaan kembali Selat Hormuz.
Dilansir dari Anadolu, Jumat (8/5/2026), langkah ini menjadi jalan mulus bagi Presiden AS Donald Trump untuk mengamankan jalur pelayaran komersial melalui jalur air yang sangat penting secara strategis di tengah meningkatnya ketegangan yang melibatkan Iran.
Pemerintahan Trump sedang bersiap untuk memulai kembali operasi pengawalan angkatan laut untuk kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz dengan dukungan angkatan laut dan udara AS. Misi tersebut dilaporkan telah dihentikan sementara awal pekan ini setelah beroperasi selama 36 jam.
“Pentagon saat ini sedang menilai jadwal untuk melanjutkan operasi tersebut, AS mengindikasikan bahwa aktivitas dapat dimulai kembali paling cepat pekan ini,” kata pejabat AS.
Untuk diketahui, konflik meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Serangan ini mendapatlan balasan dari Teheran terhadap Israel serta sekutu Amerika di Teluk. Iran kemudian melakukan penutupan Selat Hormuz.
.png)
9 hours ago
2














































