Munculnya peredaran beras fortifikasi yang menggantikan label premium perlu menjadi perhatian.
![]()
Mentan: Beras Fortifikasi Tidak untuk Gantikan Beras Premium
IDXChannel - Beras fortifikasi tidak diperuntukkan menggantikan beras premium, melainkan sebagai pangan khusus untuk kelompok rentan.
"Beras fortifikasi tidak untuk menggantikan beras premium," kata Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman, Rabu (16/9/2026).
"Beras fortifikasi memiliki tujuan meningkatkan gizi masyarakat, terutama mendukung penanganan stunting bagi anak balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat miskin," lanjut dia.
Namun, lanjut Amran, saat ini terjadi pergeseran. Ketika beras premium dulu ditindak akibat praktik kecurangan sejumlah produsen beras premium, sekarang muncul beras fortifikasi.
Menurutnya, munculnya peredaran beras fortifikasi yang menggantikan label premium perlu menjadi perhatian karena dapat menggeser tujuan awal program pemenuhan gizi masyarakat.
"Beras fortifikasi seharusnya tidak dimanfaatkan oleh oknum pemburu karena program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperbaiki kualitas konsumsi pangan," kata dia.
Amran menyoroti dugaan penjualan beras fortifikasi dengan harga tinggi mencapai Rp57.000 per kilogram, padahal harga seharusnya berada sekitar Rp13.000 per kilogram berdasarkan peruntukannya.
.png)
5 hours ago
3















































