Felldy Utama
, Jurnalis-Selasa, 14 April 2026 |13:43 WIB

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf (Foto: Felldy Utama/Okezone)
JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf memutuskan untuk menghentikan wacana sistem “war ticket” haji. Ia menyatakan Kemenhaj akan lebih fokus terlebih dahulu pada pelaksanaan haji tahun ini.
Pria yang akrab disapa Gus Irfan ini mengakui bahwa istilah “war ticket” pertama kali dilontarkan di internal Kemenhaj sebelum akhirnya menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat.
“Dan kalau kita ditanya siapa yang bertanggung jawab, sayalah orang yang pertama melontarkan istilah war ticket ini,” kata Gus Irfan dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Ia juga menyadari wacana tersebut memicu kegaduhan karena dianggap terlalu dini untuk dipublikasikan. Sebagai langkah tindak lanjut, pembahasan mengenai sistem tersebut dihentikan untuk sementara waktu.
“Dan kalau itu dianggap sebagai terlalu prematur, ya akan kita tutup dulu sampai hari ini, sambil kita menyelesaikan haji kita yang sudah di depan mata,” ujarnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
.png)
8 hours ago
2
















































