Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan bahwa integrasi data dari delapan kementerian dan lembaga strategis telah berhasil dilakukan.
![]()
Luhut: Delapan Lembaga Strategis Kini Terintegrasi dalam Ekosistem GovTech Berbasis AI (Foto: Ilustrasi)
IDXChannel – Pemerintah terus mempercepat transformasi digital nasional melalui penguatan sistem pemerintahan berbasis teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi layanan publik di tengah proyeksi jumlah penduduk Indonesia yang diperkirakan mendekati 300 juta jiwa pada tahun depan.
Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah sekaligus Ketua Dgewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan bahwa integrasi data dari delapan kementerian dan lembaga strategis telah berhasil dilakukan.
Menurut dia, sejak 1 Juni 2026, untuk pertama kalinya data strategis dari delapan institusi pemerintah berhasil dikonsolidasikan dalam satu ekosistem digital yang ditopang teknologi AI.
DEN juga telah melaporkan perkembangan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, sekitar 80 persen sistem Government Technology (GovTech) yang digunakan untuk mendukung digitalisasi program bantuan sosial (bansos) telah saling terhubung.
"Saya bilang kepada Presiden bahwa ini akan menciptakan pemerintahan berbasis digital dan AI, mungkin yang terbaik di dunia. China mungkin lebih advance, tetapi untuk negara berpenduduk 300 juta orang, belum ada yang mengalahkan kita," kata Luhut dalam forum Indonesia Ethical AI Summit KAGAMA, Rabu (17/6/2026).
.png)
1 hour ago
1
















































