Cikal Bintang
, Jurnalis-Rabu, 22 April 2026 |00:01 WIB

Aksi Fadly Alberto saat perkuat Timnas Indonesia U-17. (Foto: Instagrma/albrtoo_10)
BINTANG muda Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto Hengga, telah buka suara terkait aksi kekerasan yang dilakukannya dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20. Pemain yang juga merupakan penggawa Timnas Indonesia U-20 ini menyampaikan permohonan maaf mendalam setelah tertangkap kamera melakukan tendangan kungfu ke arah pemain lawan.
Pernyataan itu disampaikan setelah aksinya menuai sorotan luas publik sepak bola nasional. Fadly kemudian membuat video permintaan maaf secara terbuka melalui media sosial Instagram pribadinya.
"Dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat melawan Dewa United Banten FC U-20," kata Fadly Alberto Hengga dikutip dari akun Instagram (@albrtoo_10), Rabu (22/4/2026).
"Secara khusus saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh saya menendang Rakha Nurkholis," tambahnya.
1. Minta Maaf
Tidak hanya kepada lawan, Fadly juga meminta maaf kepada Bhayangkara FC atas tindakannya. Dia mengaku telah mencoreng nama baik The Guardians—julukan Bhayangkara FC—dan rekan setimnya akibat emosi yang tidak terkontrol.
"Dan untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dan seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim," ucap Fadly.
Fadly pun meminta maaf kepada Timnas Indonesia, tim yang sangat dicintai oleh publik Tanah Air. Pemain berusia 17 tahun itu menyadari tindakannya mencoreng citra sepak bola nasional di mata masyarakat.
"Untuk Timnas Indonesia saya meminta maaf karena perbuatan saya mencoreng nama baik Timnas Indonesia. Kepada masyarakat Indonesia saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya," sambung Fadly.
.png)
4 hours ago
1
















































