REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER, – Kirab Ancak Agung yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember kembali memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan jumlah ancak terbanyak. Sebanyak 867 ancak diarak dari Jalan Gajahmada menuju Alun-Alun Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Sabtu sore.
Senior Representative MURI Ari Andriani menyatakan bahwa jumlah tersebut memecahkan rekor sebelumnya yang juga dicatatkan Jember, yaitu sebanyak 449 ancak agung. "Tahun ini sebanyak 867 ancak, sehingga menjadi yang terbanyak," katanya di Jember.
Selain kirab ancak, rekor MURI lainnya juga dipecahkan melalui gunungan suwar-suwir, makanan ringan khas Jember. Sebanyak 1.600 bungkus suwar-suwir disusun hingga mencapai tinggi 3,7 meter.
Kirab Ancak Agung digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mengusung tema "Melestarikan Tradisi, Menguatkan Ukhuwah, Mengangkat Marwah Jember", kegiatan tersebut menjadi momentum untuk merawat tradisi dan memperkuat gotong royong serta persaudaraan masyarakat.
Pesan Persatuan dan Solidaritas Kemanusiaan
Bupati Jember Muhammad Fawait mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat hubungan antarsesama. "Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Kemerdekaan RI sama-sama membawa pesan penting tentang persaudaraan, kecintaan terhadap tanah air, serta kepedulian terhadap sesama," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Fawait juga mengenakan syal bercorak Indonesia dan Palestina sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan kemanusiaan bangsa Palestina. "Sikap tersebut sejalan dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa kemerdekaan merupakan hak segala bangsa," tuturnya.
Kirab tahun ini diikuti 867 peserta ancak yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), puskesmas, kelurahan, desa, sekolah, hingga lembaga kemasyarakatan. Setelah didokumentasikan oleh pihak MURI, ratusan gunungan tersebut diperebutkan warga yang telah menunggu sejak siang di Alun-Alun Jember. Hasil bumi yang menjadi bagian dari ancak pun habis dibagikan kepada masyarakat.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
.png)
1 hour ago
1
















































