
Jakarta Bhayangkara Presisi mengincar gelar juara AVC Men's Volleyball Champions League 2026 (Foto: Instagram/@bhayangkaravolley)
PONTIANAK – Jakarta Bhayangkara Presisi bersiap tampil di ajang AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 yang digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, 13-17 Mei. Tampil sebagai tuan rumah mereka berani membidik gelar juara.
Manajer Jakarta Bhayangkara, Irjen Pipit Rismanto menegaskan, timnya memiliki komitmen kuat membawa nama Indonesia bersaing di kompetisi bergengsi Asia. Runner Proliga 2026 itu dipastikan tampil dengan kekuatan penuh pada turnamen nanti.
1. Persiapan Serius

Menurut Pipit, persiapan tim dilakukan secara serius demi memburu gelar juara yang belum berhasil diraih musim lalu. Jakarta Bhayangkara ingin memperbaiki pencapaian sebelumnya setelah hanya finis sebagai runner-up.
"Kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia, khususnya bagi masyarakat Pontianak yang menjadi tuan rumah,” kata Irjen Pipit, dinukil dari rilis resmi PBVSI, Kamis (7/5/2026).
“Mengenai skuad, kami memang mencari komposisi yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga memiliki mental juara," imbuhnya.
2. Kelas Dunia
Jakarta Bhayangkara disebut tengah menyusun komposisi tim terbaik dengan kekuatan besar di setiap lini permainan. Kehadiran sejumlah pemain asing papan atas diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan tim secara keseluruhan.
Middle blocker asal Kuba, Robertlandy Simon Aties, dikabarkan kembali menjadi andalan tim musim ini. Pemain berjuluk 'Simonster' tersebut dinilai mampu memperkuat pertahanan sekaligus menjaga stabilitas serangan di lini depan.
Selain Simon, JBP juga menyiapkan opposite asal Mali, Noumory Keita, sebagai mesin poin utama. Penampilannya di kompetisi Italia membuat pemain tersebut diyakini dapat memberikan kontribusi besar bagi tim.
Sementara itu, opposite asal Iran, Bardia Saadat, juga diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan utama Jakarta Bhayangkara Presisi. Pengalamannya bersama tim sejak Proliga 2026 diharapkan membuat proses adaptasi berjalan lebih cepat.
Nama outside hitter muda asal Slovenia, Rok Mozic, turut mencuri perhatian jelang turnamen berlangsung. Kehadirannya diprediksi bisa menjadi pembeda dalam pola permainan Jakarta Bhayangkara Presisi di AVC Men's Volleyball Champions League 2026.
.png)
5 hours ago
3
















































