REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Enam belas tahun lalu, Bill Gates menyambut dingin kemunculan iPad. Pendiri Microsoft itu bahkan mengatakan tak menemukan sesuatu pada tablet baru Apple tersebut yang membuatnya berharap Microsoft lebih dahulu menciptakannya.
Pasar ternyata mengambil jalan berbeda. Data terbaru lembaga riset Omdia menunjukkan Apple masih memimpin pasar tablet dunia pada kuartal II 2026. Apple mengirimkan 13,5 juta iPad dan menguasai sekitar 38 persen pasar global. Samsung berada di urutan kedua dengan pengiriman hampir enam juta unit. Dominasi itu bertahan kendati pengiriman iPad turun delapan persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Angka tersebut menjadi semakin menarik karena pasar tablet global justru sedang tertekan. Omdia, dalam laporan yang dirilis Kamis, 6 Agustus 2026, memperkirakan pengiriman tablet dunia turun 10 persen secara tahunan menjadi sekitar 36 juta unit pada kuartal II 2026.
Laporan terpisah International Data Corporation (IDC) pada Kamis, 13 Agustus 2026, juga mencatat kontraksi tajam. Menggunakan penghitungan IDC, pengiriman tablet global pada periode yang sama mencapai 33,6 juta unit, turun 12,3 persen secara tahunan dan 5,2 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
Di tengah data terbaru itu, komentar Gates terhadap iPad pada 2010 menjadi menarik untuk dibaca kembali. Bukan hanya karena prediksinya mengenai daya tarik iPad terbukti tidak sejalan dengan perkembangan pasar, melainkan juga karena sebagian pandangannya mengenai bagaimana tablet akan digunakan justru terdengar familier pada 2026.
Gates: tak ada yang membuat Microsoft harus iri
Apple memperkenalkan iPad generasi pertama di San Francisco pada Rabu, 27 Januari 2010. Steve Jobs ketika itu menyebut iPad sebagai perangkat yang menciptakan dan mendefinisikan kategori baru. Model termurahnya dibanderol mulai 499 dolar AS. Apple juga mengatakan perangkat tersebut dapat menjalankan hampir seluruh dari sekitar 140 ribu aplikasi yang ketika itu tersedia di App Store.
Sekitar dua pekan kemudian, Gates memberikan penilaiannya. Sebagaimana dilaporkan The Guardian pada Jumat, 12 Februari 2010, mengutip wawancara Gates dengan jurnalis Brent Schlender dari BNET, Gates mengatakan:
“Ini perangkat yang bagus untuk membaca, tetapi tidak ada sesuatu pun pada iPad yang membuat saya berkata, ‘Oh, saya berharap Microsoft yang membuatnya.'”
Gates pada intinya menyebut iPad sebagai perangkat membaca yang bagus, tetapi tidak melihat sesuatu di dalamnya yang membuatnya berharap Microsoft menjadi perusahaan yang menciptakannya.
Penilaian Gates sebenarnya lebih bernuansa ketimbang sekadar menolak layar sentuh. Dalam wawancara yang sama, ia menegaskan dirinya percaya pada teknologi sentuh dan pembacaan digital. Namun, Gates memperkirakan perpaduan suara, pena digital, dan keyboard fisik, sesuatu yang lebih menyerupai netbook, yang akan menjadi bentuk komputasi arus utama.
Ada satu detail penting yang kerap hilang ketika komentar Gates tersebut dikutip kembali: iPad pada saat itu bahkan belum mulai dijual.
Apple baru melepas iPad Wi-Fi ke pasar Amerika Serikat pada Sabtu, 3 April 2010. Artinya, Gates sedang memberikan penilaian terhadap konsep dan produk yang baru diperkenalkan, bukan mengomentari perangkat yang telah gagal diterima konsumen.
Detail lain juga penting. iPad pertama tidak sepenuhnya menutup pintu bagi keyboard fisik. Sejak pengumumannya, Apple sudah menawarkan iPad Keyboard Dock, aksesori dengan keyboard tradisional ukuran penuh. Perbedaan mendasarnya adalah Apple menjadikan layar Multi-Touch sebagai antarmuka utama, sedangkan keyboard ditempatkan sebagai pelengkap. Di situlah pertaruhan Apple berbeda dari visi Tablet PC Microsoft.
Pasar memberi jawaban dengan cepat
Ketika iPad akhirnya masuk ke toko pada 3 April 2010, respons konsumen segera terlihat. Apple mengumumkan lebih dari 300 ribu iPad terjual di Amerika Serikat pada hari pertama. Pada hari yang sama, pengguna mengunduh lebih dari satu juta aplikasi dan lebih dari 250 ribu buku elektronik dari iBookstore.
Hanya 28 hari setelah mulai dijual, iPad menembus penjualan satu juta unit. Untuk perbandingan, Apple membutuhkan 74 hari untuk mencapai penjualan satu juta unit pada iPhone generasi pertama.
Kurang dari 60 hari setelah peluncurannya, penjualan iPad telah melampaui dua juta unit. Pada titik itu, perangkat yang semula dipandang sebagian kalangan sebagai produk di antara telepon pintar dan laptop telah menunjukkan adanya pasar besar untuk kategori tersebut.
Enam belas tahun kemudian, data Omdia menunjukkan Apple masih berada di posisi teratas pasar tablet global. Fakta itu membuat penilaian Gates bahwa ia tidak melihat sesuatu pada iPad yang membuat Microsoft perlu merasa kehilangan kesempatan menjadi semakin kontras jika dibaca hari ini.
Namun, menyimpulkan sejarah ini hanya sebagai cerita “Gates salah, Jobs benar” juga terlalu sederhana.
.png)
20 hours ago
3
















































