Hadapi Natural Decline, PGE Ungkap Strategi Menjaga Produksi Panas Bumi

3 hours ago 1

PGEO mengungkap strategi operasional untuk menjaga stabilitas produksi panas bumi di tengah tantangan natural decline atau penurunan alami reservoir.

 Doc PGEO)

Hadapi Natural Decline, PGE Ungkap Strategi Menjaga Produksi Panas Bumi. (Foto: Doc PGEO)

IDXChannel - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mengungkap strategi operasional untuk menjaga stabilitas produksi panas bumi di tengah tantangan natural decline atau penurunan alami reservoir pada lapangan-lapangan geothermal yang telah beroperasi dalam jangka panjang.

Direktur Operasi PGE Andi Joko Nugroho mengatakan natural decline merupakan karakteristik yang tidak terpisahkan dari pengusahaan panas bumi. Kunci untuk mempertahankan produksi yaitu memahami kondisi reservoir secara komprehensif serta menjaga keseimbangan antara produksi dan injeksi. 

"Penurunan alami atau decline secara natural ini merupakan karakteristik daripada pengusahaan panas bumi. Jadi kuncinya adalah bagaimana kita memahami reservoir secara komprehensif, kemudian juga menjaga keseimbangan antara produksi dengan injeksi," ujar Andi dalam Special Dialogue bersama IDXChannel di JCC Senayan, Kamis (20/8/2026).

Menurut dia, PGE menerapkan strategi Upstream Excellence untuk memastikan reservoir dikelola secara berkelanjutan. Pemantauan dilakukan terhadap sejumlah parameter, mulai dari tekanan, temperatur, laju alir hingga karakteristik fluida.

Andi menambahkan, pemantauan karakteristik fluida juga didukung oleh laboratorium di Kamojang yang telah mengantongi sertifikasi ISO 17025:2017 sejak 2019. Sertifikasi tersebut secara khusus mencakup Laboratorium Uji Mutu Area Kamojang.

Dengan pemantauan tersebut, PGE dapat mengetahui apabila terjadi perubahan pada kondisi reservoir dan menentukan langkah yang diperlukan.

“Kami akan lebih mudah mendeteksi apabila terjadi perubahan pada sisi reservoir. Dengan begitu, kami tahu langkah apa yang harus diambil, apakah well intervention, make-up well, atau penyesuaian produksi,” katanya.

Strategi tersebut, lanjut Andi, menjadi salah satu faktor yang membuat PGE mampu mempertahankan kinerja lapangan yang telah beroperasi selama puluhan tahun. Salah satu contohnya yaitu lapangan panas bumi Kamojang.

“Operasional panas bumi di Kamojang selama lebih dari 40 tahun membuktikan bahwa PGE mampu menjaga kinerja produksi meski menghadapi decline alamiah," ujar Andi.

Halaman : 1 2 3

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |