EMP (ENRG) Ungkap Harga Pelaksanaan Rights Issue, Bidik Dana Rp4,12 Triliun

10 hours ago 5

PT Energi Mega Persada Tbk atau EMP (ENRG) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue.

 Ist)

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Energi Mega Persada Tbk atau EMP (ENRG) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue. Dalam aksi korporasi tersebut, EMP bakal menerbitkan hingga 13,28 miliar saham baru seri B.

Dalam prospektus tambahan yang diterbitkan Kamis (11/6/2026), perseroan menetapkan harga pelaksanaan (exercise) rights issue sebesar Rp310. Dengan begitu, perusahaan energi milik Bakrie Group tersebut berpotensi meraih dana segar hingga Rp4,12 triliun. 

Setiap pemegang saham yang memiliki dua saham ENRG akan memperoleh satu rights di mana setiap satu rights dapat ditebus dengan satu saham. Saham ini memiliki hak yang sama dengan lainnya, termasuk hak atas dividen. Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya berpotensi mengalami dilusi kepemilikan hingga 33,33 persen.

Pemegang saham pengendali EMP, PT Shima Global Kapital (SGK) memutuskan untuk tidak melaksanakan haknya sehingga 2,33 miliar rights akan dialihkan ke PT Bakrie Kalila Investment (BKI). Sementara BKI akan menebus 473,4 juta rights plus rights yang dialihkan dari SGK.

Dengan asumsi keduanya dan sisa pemegang saham melaksanakan seluruh haknya, maka saham BKI di EMP akan naik dari 3,56 menjadi 9,41 persen. Adapun kepemilikan SKG di EMP turun dari 17,55 persen menjadi 11,7 persen, meski masih menjadi pemegang saham terbesar perseroan.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |