DBS Indonesia Tetap Optimistis IHSG Tembus 8.000 di Akhir 2026, Ini Alasannya

3 hours ago 1

PT Bank DBS Indonesia tetap mematok target IHSG bisa menyentuh level 8.000 meskipun kondisi pasar modal di tengah bayang-bayang ketidakpastian global.

 iNews Media/Isra Triansyah)

DBS Indonesia tetap mematok target IHSG bisa menyentuh level 8.000 meski kondisi pasar modal di tengah ketidakpastian global. (Foto: iNews Media/Isra Triansyah)

IDXCHannel - PT Bank DBS Indonesia tetap mematok target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa menyentuh level 8.000 meskipun kondisi pasar modal di tengah bayang-bayang ketidakpastian global.

Head of Research  PT Bank DBS Indonesia William Simadiputra mengatakan optimisme yang lebih tinggi dibanding konsensus pasar tersebut dilatarbelakangi oleh tiga faktor utama, yakni pertumbuhan laba emiten, status indeks global, dan asumsi indikator makroekonomi.

"Target IHSG kami di level 8.000 memang tergolong nonconsensus (di luar konsensus pasar). Kami cenderung lebih bullish dibandingkan pasar maupun konsensus secara umum karena didasari oleh tiga faktor utama," ujar William dalam Media Briefing DBS Institutional Forum 2026, Rabu (29/7/2026).

Faktor pertama ditopang oleh kinerja fundamental emiten yang dinilai masih solid. Pertumbuhan laba bersih emiten domestik secara year-on-year mencatatkan angka 7,5 persen pada kuartal I dan 4,8 persen pada kuartal berikutnya.

Menurut William, kondisi valuasi IHSG saat ini berada di level rasio price to earnings (P/E) sebesar 9 kali atau tergolong oversold. Target 8.000 mencerminkan valuasi 13 kali P/E, yang berada pada minus satu standar deviasi relatif terhadap rata-rata 10 tahun terakhir.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |