Dahsyatnya Bencana tak Surutkan Antusiasme Berhaji, Pelunasan di Aceh dan Sumatera Lebihi Target

16 hours ago 4

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (kiri) melihat bumbu makanan untuk jamaah haji usai Media Briefing Outlook Penyelenggaraan Haji 1447H/2026M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (8/1/2026). Menteri Haji dan Umrah menyatakan tahun ini ada penambahan dua embarkasi di Banten dan Jogja, pelunasan haji reguler mencapai 95,42 persen, proses pemeriksaan istithaah kesehatan lebih diperketat, dan kebutuhan bumbu dapur buat Haji sekitar 600 ton.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) jamaah asal Aceh dan sejumlah provinsi di Sumatera yang sempat dilanda bencana banjir dan lonsor tetap menunjukkan capaian menggembirakan. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), menyebut progres pelunasan di wilayah tersebut bahkan setara dengan rata-rata nasional.

“Aceh, Sumbar, dan Sumut, di luar dugaan kami ternyata sama dengan nasional. Bahkan Sumatera Barat itu hampir 100 persen,” ujar Gus Irfan usai ditanya Republika dalam konferensi Outlook Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (8/1/2025). 

Gus Irfan memperinci, hingga saat ini, pelunasan jamaah haji Aceh telah mencapai sekitar 83 persen. Angka tersebut dinilai sudah mendekati target, terlebih jumlah jamaah yang memenuhi kriteria istithaah kesehatan justru melampaui kuota yang tersedia. “Kalau Aceh jatahnya misalnya 5.600, yang mendapat istithaah itu lebih dari 5.600. Jadi insya Allah aman,”kata dia.

Kondisi serupa juga terjadi di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Sumatera Utara tercatat telah melampaui 90 persen pelunasan, sementara Sumatera Barat hampir menyentuh angka paripurna.

“Demikian juga Sumatera Utara sudah 90 persen ke atas, Sumatera Barat juga. Sehingga insyaallah dari provinsi ini, walaupun tetap kita berikan berbagai relaksasi, hasilnya masih sesuai dengan harapan kita,” kata Gus Irfan.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |