Bridgestone Ungkap Keterbatasan Bahan Baku Karet Masih Jadi Tantangan Produksi

18 hours ago 6

Bridgestone Indonesia mengungkap sejumlah tantangan dalam menjaga daya saing di pasar domestik maupun internasional.

 dok. Kemendag.

Bridgestone Ungkap Keterbatasan Bahan Baku Karet Masih Jadi Tantangan Produksi. Foto: dok. Kemendag.

IDXChannel - Bridgestone Indonesia mengungkap sejumlah tantangan dalam menjaga daya saing di pasar domestik maupun internasional. Hal itu diungkapkan dalam pertemuan bersama Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso.

Presiden Direktur Bridgestone Indonesia Mukiat Sutikno mengatakan, Bridgestone Indonesia saat ini mengekspor produknya ke sekitar 70 negara dengan Australia, Jepang, dan Malaysia sebagai pasar ekspor utama. 

Sementara itu, salah satu tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan pasokan bahan baku karet alam di dalam negeri. 

Menurutnya, penurunan produksi karet nasional mengakibatkan perusahaan masih harus mengandalkan sebagian bahan baku impor untuk memenuhi kebutuhan produksi. 

“Selain itu, pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib terhadap sejumlah komponen yang belum dapat diproduksi di dalam negeri juga berpotensi memengaruhi kelancaran produksi,” ujar Mukiat saat berdialog dengan Mendag di Gedung Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Di sisi lain, Bridgestone Indonesia juga menghadapi tantangan ekspor ke Uni Eropa akibat penerapan European Union Deforestation Regulation (EUDR). Oleh karena itu, Bridgestone Indonesia berharap penyelesaian IEU-CEPA dapat semakin meningkatkan daya saing produk Indonesia, termasuk melalui penurunan tarif bea masuk.

Menindaklanjuti berbagai masukan tersebut, Mendag menegaskan, Kemendag akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk menanggulangi berbagai tantangan yang dihadapi Bridgeston Indonesia. Dalam hal ini, termasuk berupaya meningkatkan akses pasar.

“Kemendag berkomitmen untuk terus memfasilitasi perluasan pasar ekspor produk-produk Indonesia, termasuk ban Bridgestone, melalui perundingan perdagangan yang telah berjalan maupun yang sedang dirundingkan. Kemendag juga menyambut baik partisipasi berbagai produk ban berkualitas dari Indonesia dalam promosi dagang internasional dan penjajakan bisnis (business matching) dengan calon buyer potensial melalui perwakilan perdagangan di luar negeri,” ujar Mendag.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |