Persiapan Sensus Ekonomi telah dilakukan secara matang sejak 2 tahun lalu.
![]()
BPS Garap Sensus Ekonomi 2026, Pastikan Kebijakan Publik Berdasarkan Data. (Foto: IDXChannel/The Fundamentals)
IDXChannel—Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai perhelatan besar Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung mulai 1 Mei hingga akhir Agustus mendatang. Agenda rutin sepuluh tahunan ini menjadi instrumen krusial bagi pemerintah untuk memetakan kekuatan ekonomi nasional secara menyeluruh.
Persiapan Sensus Ekonomi telah dilakukan secara matang sejak 2 tahun lalu, termasuk penyiapan infrastruktur seperti peningkatan kapasitas server dan pembaruan Data Recovery Center (DRC).
Langkah teknis ini diambil untuk memastikan sistem IT mampu menampung pengumpulan data yang diperkirakan bakal berlangsung sangat masif di seluruh penjuru Indonesia.
Kepala BPS RI , Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa sensus ini merupakan langkah strategis untuk melihat kesehatan ekonomi secara mendalam. Ia mengibaratkan proses ini sebagai langkah diagnosis menyeluruh yang dilakukan secara rutin oleh negara untuk kepentingan pembangunan jangka panjang.
"Sensus Ekonomi 2026 ini pada dasarnya adalah general check-up terhadap ekonomi Indonesia untuk memotret kondisi sebenarnya saat ini secara menyeluruh tanpa terkecuali. Hasilnya nanti akan menjadi informasi luar biasa untuk menghasilkan kebijakan yang tepat, membantu dunia usaha melihat peluang bisnis, hingga memahami supply chain serta sebaran ekonomi kewilayahan," ujar Amalia dalam podcast The Fundamentals yang disiarkan akun YouTube IDX Channel, Senin (25/5/2026).
.png)
2 hours ago
2
















































