Bangun Tidur Ngerasa Capek? Coba Cek! Kebiasaan Main HP Ini Bisa Jadi Dalangnya

5 days ago 26

Bermain HP sambil berbaring (ilustrasi). Kebiasaan doomscrolling terutama jika dilakukan sebelum tidur, dapat memicu kabut otak atau brain fog.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebiasaan doomscrolling terutama jika dilakukan sebelum tidur, dapat memicu kabut otak atau brain fog. Dokter spesialis neurologi dan epileptolog, dr Sreelaksmi N, menjelaskan doomscrolling dapat membuat otak tetap berada dalam kondisi waspada. Pada saat yang sama, paparan cahaya biru dapat mengganggu produksi melatonin dan memengaruhi kualitas tidur.

Ketika tidur terganggu atau tidak cukup, seseorang dapat bangun dalam kondisi mental yang lelah. Kondisi ini juga dapat memicu gejala brain fog seperti pikiran yang terasa kacau, sulit fokus, dan mengalami penurunan daya ingat.

"Kebiasaan doomscrolling pada larut malam dapat mengganggu kualitas tidur. Tanpa tidur yang cukup, Anda mungkin bangun dengan perasaan lelah secara mental, mudah marah, dan pelupa," kata dia dilansir laman Hindustan Times, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Sreelaksmi, kurang tidur juga berkaitan dengan sejumlah gangguan fungsi otak. Mulai dari fungsi memori, kemampuan mengambil keputusan, hingga suasana hati dan fungsi kognitif secara umum.

"Banyak orang menyadari bahwa mereka menjadi lebih mudah lupa dan mudah tersinggung, bahkan setelah menghabiskan berjam-jam mengonsumsi informasi," kata dia.

la mengatakan doomscrolling juga dapat memengaruhi otak, baik dari sisi kimiawi maupun fisiologis. Hal ini bisa mengganggu kemampuan otak untuk memulihkan diri.

"Terlalu banyak doomscrolling juga mengganggu kemampuan otak untuk mengisì ulang energinya," kata Sreelaksmi.

Ia membagikan beberapa langkah untuk mengurangi kebiasaan doomscrolling. Pertama, jadwalkan waktu untuk membaca berita. Alih-alih terus mengikuti perkembangan informasi sepanjang hari, tentukan waktu tertentu untuk memeriksa berita dan pembaruan.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |