
Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo. (Foto: Motogp)
ADA 3 pembalap MotoGP yang sering cedera Arm pump yang menarik untuk dibahas. Bahkan ada satu rider yang sampai harus operasi dua kali untuk memperbaiki cedera di lengannya tersebut.
Dalam dunia balap motor kasta tertinggi, kecepatan bukan satu-satunya musuh para pembalap. Ada satu gangguan fisik yang menjadi momok menakutkan dan sering dianggap sebagai inisiasi wajib bagi para rider dunia, yaitu Arm Pump.
Secara medis, kondisi ini dikenal sebagai Chronic Exertional Compartment Syndrome (CECS), di mana tekanan darah meningkat di dalam otot lengan namun tertahan oleh selaput fascia yang tidak elastis, menyebabkan rasa nyeri hebat hingga mati rasa. Cedera ini kerap menganggu performa para pembalap hingga harus dioperasi. Lantas siapa saja pembalap yang pernah merasakan kondisi tidak mengenakkan tersebut.
Berikut 3 Pembalap MotoGP yang Sering Cedera Arm Pump:
1. Fabio Quartararo
Fabio Quartararo
Pembalap asal Prancis ini menjadi salah satu contoh paling ikonik dalam penanganan Arm Pump yang agresif. Tercatat, Quartararo telah menjalani operasi pada lengan kanannya sebanyak dua kali.
Operasi pertamanya dilakukan pada Juni 2019 setelah merasa ada yang tidak beres pada lengannya di MotoGP Italia 2019. Hanya dua minggu pasca-operasi, ia sudah kembali balapan.
Masalah kembali muncul pada musim 2021 di GP Jerez, di mana Quartararo kehilangan posisi terdepan dan merosot ke urutan 13 karena rasa sakit yang tak tertahankan, yang memaksanya kembali masuk ruang bedah di Prancis.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
.png)
4 hours ago
2

















































