Penarikan 25 merek beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi ketentuan mutu dan kandungan sesuai label memunculkan perhatian.
![]()
25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah Ditarik, Bulog Diminta Lakukan Ini. (Foto: Inews Media Group)
IDXChannel.- Penarikan 25 merek beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi ketentuan mutu dan kandungan sesuai label memunculkan perhatian terhadap ketersediaan beras di pasaran.
Untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman meminta Perum Bulog mengoptimalkan pasokan beras premium, terutama ke jaringan ritel modern.
“Beras premium kami minta Bulog optimalkan men-supply, karena stoknya banyak. Itu ke toko-toko ritel modern, itu segera di-supply. Tidak boleh tidak ada kata lain kecuali memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Amran di dikutip dari keterangan resminya, Minggu (20/9/2026).
Permintaan tersebut disampaikan seiring langkah pemerintah menertibkan produk beras fortifikasi yang tidak sesuai standar. Bapanas mencatat terdapat 25 merek beras yang dipasarkan sebagai beras fortifikasi namun diduga tidak memenuhi ketentuan kandungan dan mutu sesuai SNI 9314:2024 untuk kernel beras fortifikan dan SNI 9372:2025 untuk beras fortifikasi.
Temuan itu berawal dari pemeriksaan pemerintah terhadap produk beras yang beredar di pasar. Amran mengungkapkan adanya dugaan peralihan dari beras premium ke beras fortifikasi. Pemeriksaan kemudian dilakukan melalui pengujian laboratorium.
.png)
3 hours ago
1













































